PostHeaderIcon PG PAUD Universitas Narotama Gelar Penilaian Kinerja Guru Paud Kota Surabaya

60 peserta yang terdiri dari bunda PAUD dari seluruh Kota Surabaya berkumpul di Convention Hall Universitas Narotama, Rabu (4/7/2018). Mereka mengikuti kegiatan Penilaian Kinerja Guru PAUD Kota Surabaya yang diadakan oleh koordinator kegiatan PKG bekerjasama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Guru PAUD Universitas Narotama.

Kegiatan workshop tersebut menjadi yang pertama dilakukan untuk menyiapkan para guru PAUD menghadapi penilaian kinerja untuk guru dan kepala sekolah PAUD pada September-Oktober 2018. Serta untuk meningkatkan mutu dan kinerja guru Pendidikan Anak Usia Dini.

Koordinator kegiatan Penilaian Kinerja Guru (PKG), Oentari Kartika MPd mengatakan kegiatan tersebut adalah hasil Bimtek Kementrian Pendidikan yang mengutus tim pusat untuk menyelenggarakan kegiatan PKG di Kota Surabaya. Kegiatan workshop ini pun bertujuan untuk memberikan sosialisasi pada rekan-rekan guru dan kepala sekolah PAUD yang bertugas untuk melaksanakan Penilaian Kinerja guru pada 2018.

“Ini wajib dilakukan oleh guru negeri maupun swasta karena berkenaan dengan tunjangan guru. Tunjangan guru tidak akan bisa keluar jika tidak ada PK,” jelasnya.

PKG akan dilaksanakan secara online, sehingga workshop yang dilaksanakan selama 2 hari itu akan memberikan materi mengenai aplikasi penilaian dan prakteknya langsung.

Dari 175 guru PAUD di Kota Surabaya hanya diwakilkan oleh 60 peserta karena keterbatasan tempat. Ia mengatakan sempat menolah sebanyak 20 orang dari luar kota untuk mengikuti workshop. “Semoga yang ikut sekarang bisa menularkan ilmunya dan mengikuti koordinasi Dinas Pendidikan Kota Surabaya agar lebih matang,”

Dekan FKIP UNNAR, Andini Dwi Arumsari MPsi Psikolog mengatakan PG PAUD UNNAR sangat senang bisa mendukung acara ini meskipun usia prodi PG PAUD yang masih amat muda. “Acara seperti ini juga akan sangat memberi manfaat bagi prodi PG PAUD, bukan hanya bagi Bunda PAUD.” kata Andini.

Hadir pula sebagai pemateri, penilik Kecamatan Tambaksari, Heri Purwanto MPd MSi. Ia mengatakan workshop ini membantu tugas di lapangan untuk memberi penjelasan di tiap satuan. “Beban dinas untuk menyelenggarakan kegiatan yang sama juga akan berkurang. Namun ada baiknya Bunda PAUD jangan hanya ahli workshop namun juga ahli dalam mengaplikasikan hasil workshop,” ujarnya.

 

[HUMAS UNIVERSITAS NAROTAMA]

Leave a Reply