Archive for the ‘Radar Surabaya’ Category

PostHeaderIcon Studi Banding, Universitas Pancasila Jakarta Kunjungi Universitas Narotama

Dalam rangka melakukan studi banding, Universitas Pancasila Jakarta mengunjungi Universitas Narotama, Kamis (12/7/2018). Delegasi dari Universitas Pancasila yang terdiri atas Kabag Administrasi Akademik, Kabag Administrasi Umum, Kasubag Evaluasi Akademik, dan Kasubag Perencanaan Akademik, disambut dengan tangan terbuka oleh Fakultas Hukum Universitas Narotama.

Kaprodi Sarjana Hukum, Tahegga Primananda A. S.H., M.H. berharap kunjungan Universitas Pancasila Jakarta itu bisa menjadi momentum kedua belah pihak untuk sama-sama belajar dan mendapatkan perbaikan diri. “Ini adalah kesempatan untuk belajar bersama,” ujarnya.

Ojar Karjo, Kabag Administrasi Akademik Universitas Pancasila Jakarta, mengatakan kunjungan tersebut akan difokuskan untuk menimba ilmu baru dari Universitas Narotama untuk diterapkan di kampus mereka. Utamanya adalah mengenai penerapan kurikulum akademik berbasis komputerisasi, antara lain absensi online, KRS online, dan perkuliahan online.

Universitas Narotama tidak segan-segan untuk membagikan informasi yang dibutuhkan oleh Universitas Pancasila Jakarta. Komputerisasi yang tengah dikembangkan dan diterapkan di UNNAR adalah bentuk perwujudan tagline besar Narotama, yaitu fleksibilitas dalam segala hal. Terutama untuk administrasi yang sebisa mungkin dibuat agar memudahkan mahasiswa dan dosen.

Misalnya, presensi menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa yang telah dipasangi chip, dan juga KRS online yang lebih memudahkan.

Pertemuan diakhiri dengan pemberian cinderamata dari Universitas Pancasila ke Universitas Narotama dan dari Universitas Narotama ke Universitas Pancasila, serta foto bersama.

 

[HUMAS UNIVERSITAS NAROTAMA]

PostHeaderIcon Rektor Universitas Narotama Lantik 8 Pejabat Struktural

Rektor Universitas Narotama, Hj Rr Iswachyu Dhaniarti DS. S.T., M.HP, melantik 8 pejabat struktural baru di lingkungan kampus Narotama, Senin (9/7/2018).

Alih tugas dan pengangkatan tersebut dihadiri oleh dosen dan kepala bagian di Universitas Narotama. Berikut adalah nama-nama pejabat yang dialih tugaskan atau diangkat untuk mengemban amanah yang baru:

  1. Prof. Dr. Soebandi S.E.Ak. CPA. CA (Jabatan lama: Dekan Fakultas Ekonomi. Jabatan baru: Dewan Penasehat Rektor).
  2. Prof. Dr. Afdol, S.H., M.S (Jabatan lama: Dekan Fakultas Hukum. Jabatan baru: Dewan Penasehat Rektor).
  3. Dr. Ir. Rr. Hermien Tridayanti, M.M. (Jabatan lama: Ka. BPM. Jabatan baru: Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis).
  4. Dr. Rusdianto, S.H., M.H. (Jabatan lama: Ka. Prodi Magister Ilmu Hukum. Jabtaan baru: Dekan Fakultas Hukum).
  5. Moh. Shaleh, S.H., M.H. (Jabatan lama: Wakil Dekan Fakultas Hukum. Jabatan baru: Ka. Prodi Magister Ilmu Hukum).
  6. Dr. Reswanda, M.M. (Jabatan lama: Wakil Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis. Jabatan baru: Dosen Tetap Fakultas Ekonomi & Bisnis).
  7. Sengguruh Nilowardono, S.E., M.M. (Jabatan lama: Dosen Tetap Fakultas Ekonomi & Bisnis. Jabatan baru: Ka. Prodi Magister Manajemen).
  8. Dr. Agus Dwi Sasono, SE.Ak, M.Si. (Jabatan lama: Ka. Prodi Magister Manajemen. Jabatan baru: Dosen Tetap Fakultas Ekonomi & Bisnis).

 

Ketua Yayasan Pawiyatan Gita Patria, HR Djoko Soemadijo memberikan pengarahan singkat pada pemimpin baru untuk segera mengkoordinasikan tugas pada semua bagian yang terkait. Djoko juga menyebutkan prestasi yang baru saja diraih oleh Universitas Narotama, yaitu menduduki ranking 9 SINTA versi Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Peringkat tersebut bahkan mengalahkan perguruan tinggi besar di Jawa Timur.

“Tentunya capaian itu bukanlah hasil kerja selama 1-2 bulan saja, melainkan berkat dasar-dasar yang sudah ditanamkan sejak 10-15 tahun yang lalu,” kata beliau.

Djoko Soemadijo juga meminta pejabat struktural baru turut serta menata organisasi di Universitas Narotama.

 

[HUMAS UNIVERSITAS NAROTAMA]

PostHeaderIcon PG PAUD Universitas Narotama Gelar Penilaian Kinerja Guru Paud Kota Surabaya

60 peserta yang terdiri dari bunda PAUD dari seluruh Kota Surabaya berkumpul di Convention Hall Universitas Narotama, Rabu (4/7/2018). Mereka mengikuti kegiatan Penilaian Kinerja Guru PAUD Kota Surabaya yang diadakan oleh koordinator kegiatan PKG bekerjasama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Guru PAUD Universitas Narotama.

Kegiatan workshop tersebut menjadi yang pertama dilakukan untuk menyiapkan para guru PAUD menghadapi penilaian kinerja untuk guru dan kepala sekolah PAUD pada September-Oktober 2018. Serta untuk meningkatkan mutu dan kinerja guru Pendidikan Anak Usia Dini.

Koordinator kegiatan Penilaian Kinerja Guru (PKG), Oentari Kartika MPd mengatakan kegiatan tersebut adalah hasil Bimtek Kementrian Pendidikan yang mengutus tim pusat untuk menyelenggarakan kegiatan PKG di Kota Surabaya. Kegiatan workshop ini pun bertujuan untuk memberikan sosialisasi pada rekan-rekan guru dan kepala sekolah PAUD yang bertugas untuk melaksanakan Penilaian Kinerja guru pada 2018.

“Ini wajib dilakukan oleh guru negeri maupun swasta karena berkenaan dengan tunjangan guru. Tunjangan guru tidak akan bisa keluar jika tidak ada PK,” jelasnya.

PKG akan dilaksanakan secara online, sehingga workshop yang dilaksanakan selama 2 hari itu akan memberikan materi mengenai aplikasi penilaian dan prakteknya langsung.

Dari 175 guru PAUD di Kota Surabaya hanya diwakilkan oleh 60 peserta karena keterbatasan tempat. Ia mengatakan sempat menolah sebanyak 20 orang dari luar kota untuk mengikuti workshop. “Semoga yang ikut sekarang bisa menularkan ilmunya dan mengikuti koordinasi Dinas Pendidikan Kota Surabaya agar lebih matang,”

Dekan FKIP UNNAR, Andini Dwi Arumsari MPsi Psikolog mengatakan PG PAUD UNNAR sangat senang bisa mendukung acara ini meskipun usia prodi PG PAUD yang masih amat muda. “Acara seperti ini juga akan sangat memberi manfaat bagi prodi PG PAUD, bukan hanya bagi Bunda PAUD.” kata Andini.

Hadir pula sebagai pemateri, penilik Kecamatan Tambaksari, Heri Purwanto MPd MSi. Ia mengatakan workshop ini membantu tugas di lapangan untuk memberi penjelasan di tiap satuan. “Beban dinas untuk menyelenggarakan kegiatan yang sama juga akan berkurang. Namun ada baiknya Bunda PAUD jangan hanya ahli workshop namun juga ahli dalam mengaplikasikan hasil workshop,” ujarnya.

 

[HUMAS UNIVERSITAS NAROTAMA]